foto diriku

foto diriku
diriku difoto

Jumat, 27 Agustus 2010

bab 2

BAB II

DASAR TEORI

 

 

Bab ini menjelaskan teori tentang permasalahan dalam laporan praktek kerja lapangandan bahasa pemrograman yang akan digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak.

 

2.1       Pengertian Sistem Penggajian

            2.1.1.   Sistem

 

Sebuah sistem didefinisikan sebagai serangkaian komponen yang dikoordinasikan untuk dapat mencapai serangkaian tujuan. Sesuai dengan

definisi tersebut, sebuah sistem memiliki tiga karakteristik, yaitu : (1)

komponen, atau sesuatu yang dapat dilihat, didengar atau dirasakan ; (2)

proses, yaitu kegiatan untuk mengkoordinasikan komponen yang terlibat

dalam sebuah sistem ; dan (3) tujuan, yaitu sasaran akhir yang ingin dicapai

dari kegiatan koordinasi komponen tersebut (Krismiaji, 2009 : 1).

Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan (Mulyadi,2008:5).

Sedangkan menurut Zaki Baridwan (2009:1) pengertian sistem adalah suatu kerangka dari prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan.

Sebuah sistem adalah sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interlerated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (common purpose) (James, 2009:5).

Jadi, sebuah sistem adalah sekelompok unsur yang saling berkaitan satu sama lain dan mempunyai tujuan yang sama.

           

 

2.1.2.   Penggajian

 

                        Penggajian berasal dari kata dasar gaji yang menurut Kamus Besar

Bahasa Indonesia Edisi 3 (Balai Pustaka) artinya adalah:

1. Upah kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap.

2. Balas jasa yang diterima oleh pekerja dalam bentuk uang berdasarkan   waktu tertentu.

Sedangkan menurut Mulyadi “Gaji adalah pembayaran jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer” ‘(Mulyadi,2009:373).

Gaji adalah suatu bentuk pembayaran periodik dari seorang majikan pada karyawannya yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja. Dari sudut pandang pelaksanaan bisnis, gaji dapat dianggap sebagai biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan sumber daya manusia untuk menjalankan operasi, dan karenanya disebut dengan biaya personil atau biaya gaji. Dalam akuntansi, gaji dicatat dalam akun gaji.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa penggajian adalah

pembayaran atas jasa yang diserahkan oleh karyawan yang bekerja sebagai

manager atau pekerja yang diterima dalam bentuk uang berdasarkan waktu

tertentu.

 

2.1.3.   Sistem Penggajian

 

                        Sistem penggajian adalah suatu sistem imbalan kepada pegawai yang

diberikan tugas administratife dan pimpinan, yang jumlahnya biasanya tetap

secara bulanan dan tahunan (Soemarsono,2009:391) Sistem penggajian dapat

di definisikan sebagai jaringan prosedur yang dibuat menurut pola terpadu oleh manejemen untuk menjalankan atau memberikan gaji kepada karyawan dalam suatu lingkungan perusahaaan. Menurut Armstrong dan Murlis (2009:13) sistem penggajian ialah suatu proses untuk mengembangkan

sekumpulan prosedur yang memungkinkan perusahaan untuk menarik, dan

memotifasi staf berkaliber (ahli) yang diperlukan, serta untuk mengendalikan

biaya pembayaran gaji. Sistem penggajian merupakan sistem pembayaran atas

jasa yang diserahkan oleh karyawan yang bekerja sebagai manajer, atau

kepada karyawan yang gaji dibayarkan bulanan, tidak tergantung dari jumlah

jam atau hari kerja atau jumlah produk yang dihasilkan (Mulyadi,2008:391).

Pada dasarnya sistem penggajian diberikan kepada karyawan perusahaan yang bersifat tetap. Jadi karyawan tersebut bekerja secara rutin terus menerus dan melakukan pekerjaan sesuai dengan peraturan dan wewenang yang diberikan kepada mereka. Sedangkan karyawan tidak tetap menggunakan sistem pengupahan.

Dari beberapa pendapat tersebut maka dapat disimpulkan, sistem

penggajian merupakan sistem pembayaran atas jasa yang diserahkan

karyawan, yang gajinya dibayarkan bulanan dan berguna untuk menentukan

gaji, kenaikan gaji serta menangani masalah penggajian secara baik dan benar.

Dalam sistem penggajian pembayaran gaji dilaksanakan oleh beberapa

fungsi. Fungsi yang terkait dalam sistem penggajian adalah Fungsi

Kepegawaian, Fungsi Personalia, Fungsi Akuntansi, dan Fungsi Keuangan. Dimana tugas masing-masing fungsi tersebut saling berhubungan.

 

2.2 Perangkat Lunak

 

2.2.1.   Sejarah rekayasa perangkat lunak

Tujuan utama rekayasa perangkat lunak adalah untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat lunak dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.

 

 

 

·         Periode 1945 – 1965

Pada periode ini istilah software engineering pertama kali digunakan. Saat itu masih terdapat debat tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak.

Tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap perkembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap bahwa dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.

·         Periode 1965 – 1985

Pada tahun 1960-an hingga 1980-an, banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembang perangkat lunak. Banyak projek yang gagal, hingga masa ini disebut sebagai krisis perangkat lunak. Kasus kegagalan pengembang perangkat lunak terjadi mulai projek yang melebihi anggaran, hingga kasus yang mengakibatkan kerusakan fisik dan kematian. Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak.

·         Periode 1985 – kini

Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah kritis perangkat lunak.

Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi objek, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML, hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.

Pada tahun 1987. Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berprosisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun.

Sebagian berpendapat, no siver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap telah gagal. Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi.

Perangkat lunak berbasarkan jenisnya dibedakan menjadi :

1.      Sistem operasi

2.      Utilitas

3.      SDK

4.      Design

Setiap jenisnya memiliki aktifitas yang berbeda-beda, sehingga sesemuanya disebut sebagai ‘model proses’.

Model proses muncul dikarenakan :

1.      Kompleksitas masalah semakin besar

2.      Melibatkan tim dalam pengembangan software sehingga membutuhkan abstraksi.

3.      Memelihara pengembangan sehingga membutuhkan standarisasi.

 

2.3       Pengertian Administrator

 

Administrator adalah orang-orang yang bertugas untuk mengurusi hal-hal administrasi. Dalam dunia internet, seorang administrator bertugas untuk mengelola hal-hal yang berhubungan dengan komputer.

Dalam Wikipedia, hal ini menunjuk pada jajaran pengurus.Administrasi berasal dari bahasa Latin : Ad = intensif dan ministrare = melayani, membantu, memenuhi. Administrasi merujuk pada kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan, atau mengatur semua kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan.

 

 

Administrasi adalah proses yang pada umumnya terdapat pada semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil (White, 2009).

Administrasi sebagai kegiatan kelompok yang mengadakan kerjasama guna menyelesaikan tugas bersama (Simon, 2009).bagai bimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok individu guna mencapai tujuan bersama (Newman, 1963).

Pengertian Administrasi dalam bahasa Indonesia ada 2 (dua) :

1. Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi, 2009).

2. Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris "Administration" , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 2008).

Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.

Jadi administrasi adalah penyelenggaraannya, dan manajemen adalah orang-orang yang menyelenggarakan kerja. Maka kombinasi dari keduanya adalah penyelenggaraan kerja yang dilakukan oleh orang-orang secara bersama-sama (kerjasama) untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan.

Administrasi Sebagai Proses Atau Kegiatan Perumusan-perumusan administrasi sebagai kegiatan yang terdapat dalam kepustakaan Indonesia berbunyi sebagai berikut : 1. “ jadi apabila bicara mengenai ‘administrasi’ maka jelas yang dimaksud adalah penyelenggaraan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan-tujuan pokok dari masyarakat dan anggota-anggotanya”(sumber: Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman Theori, Pengembangan dan Filosofi Kepemimpinan Kerja, 2007, halaman 11).

Pengertian Administrasi itu dapat ditinjau dari tiga sudut, yaitu :

1. Administrasi dalam arti Institutionil, yang mana administrasi dimaksudkan sebagai keseluruhan orang/kelompok orang-orang yang sebaga suatu kesatuan menjalankan proses kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan bersama

2. Administrasi dalam arti fungsionil, yang dimaksud dengan fungsionil ialah segala kegiatan dan tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan (termasuk juga didalamnya tindakan untuk menenyukan tujuan itu sendiri, atau dengan kata lain bersifat melihat kedepan, artinya melihat kepada pencapaian tujuan pada masa yang akan datang.

3. Administrasi sebagai proses, sebagai proses administrasi berarti keseluruhan proses yang berupa kegiatan-kegiatan, pemikiran-pemikiran, pengaturan-pengaturan sejak dari penentuan tujuan sampai penyelenggaraan sehingga tercapainya suatu tujuan

2.4       Visual Basic 6.0

Microsoft Visual Basic merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) atau ruang lingkup pengembangannya yang terintegrasi. Visual basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code), dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat, Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Secara teori, kita dapat melakukan perubahan kode VB menggunakan editor apapun, termasuk salah satu text editor Microsoft Windows yaitu notepad. Bahkan, IDE ini memberi semua yang kita butuhkan untuk membuat perangkat lunak, menuliskan kode program, untuk melakukan uji coba program dan hingga akhirnya membuat sebuah file yang dapat dieksekusi.      File-file ini dapat berdiri sendiri sehingga memungkinkan untuk dikirimkan kepada user dan dapat dijalankan oleh user dalam komputer mereka sendiri tanpa harus melakukan instalasi Visual Basic.

untitled

     Gambar 1. Tampilan User Interface dari Microsoft Visual Basic 6.0

Microsoft Visual Basic 6.0 ini memiliki sarana atau objek yang dapat mempermudah perancangan, objek - objek tersebut antara lain :

§  Form Designer Window : suatu rancangan tampilan form interface windows yang berkaitan dengan code window.

§  Toolbox : merupakan palet control object yang digunakan untuk mendukung interface dalam program dengan menempatkannya dalam object form.

§  Properties Window : tempat melakukan setting untuk atribut - atribut suatu control window.

§  Window Code : Digunakan untuk menuliskan, menampilkan dan mengedit kode.

§  Object Control : Merupakan ciri dari sebuah pemrograman visual, dimana objek - objek tersebut sebagian besar digunakan untuk merancang tampilan program (Intrinsic Control dan Extra Control).

§  Project Explorer : adalah struktur Hierarki pohon dari project yang paling tinggi adalah Project dibawahnya form, module, report dsb.

§  Report : Objek ini digunakan untuk mencetak data dalam sebuah papan layout dan type style tertentu biasanya digunakan untuk penyusunan laporan.

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar